Paradigma
Tampilkan postingan dengan label Paradigma. Tampilkan semua postingan

Senin, 04 November 2019

All of us have our own mold

Have you ever questioned "why I have this kind of personality?" or "why do I act this way to a certain social situation?" or "why I feel this way about this?" Is that a part of response, or is that a normal thing as a human being? Is there a standard where we should adhere?

Apparently, as we know, we are different. We born from different nationality, parents, how we brought up, environment, etc. However, you have your own systems, a mold that God has decided for you that you are 'this' kind of person. You do know that everyone would act or give different response about something exactly the same. It is that kind of thing. It might sounds very ordinary, but I just realized this and admit this.

As you might not know, I am quite a gloomy person and have a negative outlook in my life. Not like I do not give my best to the problem I've face. But like how I feels sometimes conflicted between wanting to have friends and getting anxiety to talk to a strangers. But now I do understand, that my value in this society is different. I do want to have friends, but I do not like shallow relationships. Like you just went to shopping together and talk about measly life. I want a deeper meaning and having deep conversation. It's not like I do not enjoy relaxing to go to mall and having small talks. But sometimes just doing it, is wearing me out. I think when you do get to know yourself better, you will be able to cure your depression. Since depression is the unmet need, and it's true in my life I need someone to talk to and having deep conversation. So if you having thouble with your mind and heart, please write them out. Watching videos relating to your questions or what you're going through. Maybe this method is not for everyone, but I feel more happy this days because I get to know myself better.

You need to figure out yourself before you figure out other things. Believe me, everyone should try to work on their own disposition. You will discover about yourself, you are not gonna learn who you are until you put yourself to work. I have felt that I feel so lost about myself that I do not know what I should do, what major I should choose, what kind of work I should do, so then I try to ask my parents and they didn't say anything. I try to search up something that pick my interest, I read review about people in the field I search for. I get a lot of advice and information that it was so diverse so I can't make a certain decision. That was because I were reading for individual experiences. Until you put yourself to experience it, and work on it, you're not gonna find your strength and weakness. Stop being afraid to step up, jumping in, failing something. Failure is good for you, it exposes what you need to work on. It exposes few things that you're good at, and maybe you need to refine them even more. This not gonna happen until you throw yourself in the middle, we might not be able to control who we are. But this life is something that God has give us a great adventure, don't be scared to try stuff. Try things. Anything. You need to stop being afraid of failure. I've tried some, and it's not work for me. It's okay. It's getting better now since I know how to work and handle myself.

 

This a video that bring me realizations that we are need to work on ourselves, to figure out how to deal with our own personality so that we can adapting to our society. This video also have helped me to get out myself from depression, so I hope this may be able to be a help for anyone who find them.


Minggu, 14 Mei 2017

Mengupas Youtube

Zaman gini, kalian pasti tahu Youtube kan? Situs tersebut merupakan wadah dimana orang-orang bisa membagikan dan meng-upload video dan mendapatkan uang dari iklan, beberapa orang bahkan menjadikan Youtube sebagai pekerjaan full-time. Nggak, gue nggak bermaksud bilang bahwa ada banyak orang yang mendapatkan uang dengan santainya melalui Youtube dan punya upah yang lebih besar dibandingkan gaji kalian per bulan. Beberapa orang bahkan bisa menghidupi kecukupan kehidupannya dengan hanya pamer aktivitas sehari-hari mereka yang bisa disebut sebagai vlog (video blogging).

Orang-orang sekarang ini mudah banget untuk menjadi populer dan punya fans (maupun haters), bahkan seorang (yang berlagak/pura-pura menjadi/memang) idiot sekalipun bisa mendapatkan spotlight di internet. Walapun popularitas ini biasanya hanya bertahan sementara dan lama kelamaan memudar digantikan dengan topik baru. Semua orang pasti punya alasan masing-masing untuk mencoba mendapatkan perhatian khalayak, entah untuk mendapatkan uang atau ingin di-pamper oleh banyak orang.

Cuman terkadang gue miris aja liatnya, banyak orang yang share vlog dan video receh lainnya yang gue rasa kurang bermanfaat. Simpelnya, seorang Youtuber itu buat video biar dapet duit, video yang dibuat tidak bermanfaat, orang yang menonton video mereka hanya menyia-nyiakan waktu mereka. Jadi, mereka dibayar untuk ngebuat kita menyia-nyiakan waktu (mereka mau menyia-nyiakan waktu agar orang lain juga menyia-nyiakan waktu). Lol.

*mungkin nggak juga, bisa jadi penonton juga memang tujuan menonton video youtube hanya untuk refreshing dan menyia-nyiakan waktu.

Tentu saja sebagai pembuat koten mereka juga telah memikirkan apa yang mungkin menarik untuk di tonton sebagaimana mereka mencoba untuk menghibur para penonton dan menarik perhatian. Tapi bagaimanapun juga, yang gue lihat youtube udah dibanjiri video-video yang rata-rata hanya ingin mendapatkan views banyak dan memperoleh uang dari itu. Setelah beberapa hari video tersebut lalu dihapus.

Emang gak sesederhana itu, tujuan awal mereka mungkin biar dapet duid, paling orang yang menonton hanya dirugikan waktu dan kuota/biaya internet. Tapi hal yang paling fatal yang mungkin efeknya nggak terlalu dirasa, mereka itu bisa mempengaruhi mental dan paradigma kita melalui video yang mereka bagikan. Kalau lo nggak bisa mengendalikan diri, dan belum punya prinsip hidup yang teguh, gue rasa lo bakal mudah terpengaruh dan akan menjadi salah satu pengomentar cancerous yang bikin orang illfeel. Please, stop making yourselves look like an idiot my Indonesians people. Atau kalian ini emang suka bikin satire sih?

Gue juga melihat banyak orang yang menjadi vloggers dan merekam kehidupan mereka seakan beteriak ke seluruh dunia "ini kehidupan gue" "hari ini gue melakukan ini" "hari ini gue bakalan makan itu" "gue mau ketemuan" bla and bla bla bla. Seakan orang yang menonton harus tahu banget gitu? Coba deh kalian pikirin, perlu banget yah lo tahu kehidupan orang? Kenapa manusia tertarik akan hal ini, anehnya psikologi manusia bekerja sedemikian. Terbukti dari keberadaan aktis dan idol dari jaman dimana orang-orang sudah mengenal kata penggemar yang akhirnya munculah acara gosip.

Selain itu kadang kalau mereka udah punya fans/subsriber beberapa membuka PO Box. Buat apa? Kalian nggak nyadar hal itu membuat kalian jadi mirip pak ogah versi kekinian? Lol. Toh udah ada fitur kolom komentar dimana siapapun yang menonton video kalian bisa mengetik apa yang ingin mereka sampaikan, atau kalau ingin lebih privat bisa kirim lewat email. Nggak ada beda sih surat yang lo terima secara fisik dan elektronik juga. Kirim barang ke lo? Kado? Bingkisan? Kalau lo emang butuh sesuatu beli pake uang lo sendiri, lo masih punya energi buat kerja, usaha lah. Lebih baik lo sarananin aja para penggemar kalian buat donasi ke manusia yang memang membutuhkan. Lo nggak sadar aja bahwa banyak orang yang kelaparan, membutuhkan pendidikan, dan hidup jauh dibawah standar gaya hidup lo. Kenyataan bahwa hal itu nggak terjadi di depan mata lo, bukan berarti lo bisa tutup mata dan bilang itu nggak terjadi. Sekarang pun donasi lebih gampang, lo bisa tinggak kirim donasi uang lewat internet/sms/telepon. Atau cukup dengan kontribusi share/like berita-berita yang emang butuh perhatian.

Selain video daily life activity gue rasa masih ada video dokumenter dan video infromatif serta bermanfaat di Youtube. Tapi perlu diingatkan kembali bahwa  informasi yang kalian dapatkan dari internet bisa saja penuh dengan hoax, menyudutkan pihak terhentu, kurang mendalam, dan terkadang salah arah. Jadi kalian harus terus tetap membaca dari sumber yang lebih kredibel dan mengasah skill judgement kalian. Jangan sampai kalian dibodohi dan dibohongi oleh infromasi yang salah.

Sekian topik yang ingin gue pengen bahas, akhir kata kalau kalian ingin hidup kerja keras lah. Jangan cuman ingin asyiknya doang, zaman emang udah semakin kompetitif dan kebanyakan orang semakin malas, tapi bukan berarti kalian harus mengikuti arus. Kamu disini sebagai generasi penerus, please be good leader for the next generation and make a change. Please make the future better.
© A Journey to Find Spring
Maira Gall