Dari dulu mungkin ini yang selalu aku cari, tujuan aku hidup. Namun mungkin karena lelah dengan situasi yang ada di sekelilingku aku jadi taken for granted apa yang lingkungan sekitarku berikan. Aku nggak mempertanyakan apakah ada opsi lain selain apa yang ada di sekelilingku.
Dulu aku berpikir bahwa kita harus sekolah, mendapat nilai bagus agar bisa lanjut ke sekolah yang bagus, dimana sekolah yang bagus akan menentukan karir kita, dan karir yang bagus berarti akan memberikan gaji yang memuaskan, itu artinya kemungkinan kebutuhan sehari-hari dapat terpenuhi. Kupikir jalur hidup kita sudah pasti: kita sekolah, kuliah, lulus, cari kerja, menikah, punya anak dan berkeluarga. Ya, dangkal emang pikiran gue saat itu.
Tapi ternyata hidup nggak selalu monoton, mungkin di salah satu waktu lo akan gagal, lo nggak mendapat apa yang lo harapkan. Tapi di suatu waktu, gue menyadari bahwa kita juga bisa memiliki opsi lain. Gue selalu iri sama masyarakat Barat dimana mereka seakan bebas menjalani hidup sesuai apa yang mereka ingin lakukan, mereka seakan tahu apa yang mereka ingin lakukan dan hidup menyesuaikan dari apa yang mereka harapkan. Yah, gue tahu mungkin nggak semua orang punya kesempatan yang sama. Tapi setidaknya, berbeda dengan masyarakat Indonesia, gue lihat manusia di Indonesia lebih banyak yang mencoba untuk menjadi just like everybody else. Melebur.
Mungkin situasi akan berkata lain jika aku dihadapkan pada tanggung jawab, tapi apa yang aku telisik. Kita hidup di dunia ini untuk terus belajar dan mendekatkan diri padaNya. Kita belajar untuk menjadi pribadi yang lebih baik, menjadi pribadi yang lebih bermanfaat, kita nggak perlu jadi hebat, karena seharusnya kita sudah hebat kalau bisa mengalahkan diri sendiri. Bagiku, sekarang aku ingin mencari pengalaman baru, memperbanyak sudut pandang manusia yang ada di dunia ini, aku nggak ingin terkurung akan pikiranku semata bahwa hidup harus seperti ini atau seperti itu. Aku ingin hidup, memperkaya diri dan menyampaikan informasi apa yang aku pahami kepada kalian melalui tulisan ini.
Akhir-akhir ini aku merasa hidup tidak terlalu memberatkan seperti dulu, walau gue juga masih suka ngerasa jenuh kalau gue masih ada di satu titik. Tapi akhir-akhir ini, gue ngerasa Allah selalu ngasih tahu ke gue, tapi kadang emang dasar manusia ya kadang nggak peka. Ini semua adalah sesuatu yang gue harus pelajari, bukan cuman masalah akademisi tapi juga bagaimana cara mengembangkan diri. Allah ingin aku belajar sendiri, menjadi mandiri. Allah ingin aku bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi, tapi kadang emang guenya aja yang nggak masuk ke pintu yang udah Allah bukain. Tapi sekarang aku sedang menikmati, proses yang aku jalani. Menikmati akan sekarang dibandingkan mendambakan 'masa depan'. Karena tanpa gue sadari 'hari ini' pun sudah menjadi 'masa depan' gue dari dua tahun yang lalu.
Tidak ada komentar
Posting Komentar